Selasa, 20 Okt 2026 10:14 WIB

Distribusi BBM Terlambat, Antrean Pertalite dan Biosolar Terjadi di Sejumlah SPBU Probolinggo

Kapolres Probolinggo kota saat melakukan sidak ke salah satu spbu ( foto: beritaprobolinggo.com)
Kapolres Probolinggo kota saat melakukan sidak ke salah satu spbu ( foto: beritaprobolinggo.com)

PROBOLINGGO – Keterlambatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) memicu antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Probolinggo dalam beberapa hari terakhir. 

Antrean terutama terjadi pada pengisian BBM jenis Pertalite dan Biosolar.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Polres Probolinggo Kota. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra bersama sejumlah pejabat utama melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa SPBU pada Senin (19/10/2026) sore.

Pengecekan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 18.30 WIB. Rombongan mendatangi SPBU 53.672.22 di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, kemudian melanjutkan pemantauan ke SPBU Pilang dan SPBU 54.672.18 di Jalan Raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra mengatakan, keterlambatan distribusi BBM menjadi salah satu penyebab antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

“Dari hasil pemantauan, memang dalam beberapa hari terakhir sempat terjadi antrean yang cukup panjang karena adanya keterlambatan distribusi BBM, khususnya jenis Pertalite dan Biosolar,” kata Lucky.

Selain kendala distribusi, polisi juga menemukan gangguan jaringan internet di SPBU Jalan Raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor. Gangguan tersebut sempat menghambat transaksi sehingga pelayanan kepada konsumen tidak berjalan normal dan memicu antrean kendaraan

Sementara itu, kondisi di SPBU Pilang terpantau lancar dan tidak ditemukan kendala berarti.

Lucky menjelaskan, kepolisian melakukan pengecekan langsung untuk mengetahui kondisi pelayanan BBM sekaligus memantau dampak antrean terhadap aktivitas masyarakat dan kelancaran lalu lintas.

Meski sempat terjadi antrean, hasil pemantauan menunjukkan kendaraan masih tertampung di dalam area SPBU. Antrean tidak sampai meluber ke jalan raya sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap berjalan lancar.

“Antrean konsumen masih berada di dalam lingkungan SPBU dan tidak sampai meluber atau mengganggu arus lalu lintas di jalan raya,” ujarnya.

Polres Probolinggo Kota memastikan akan terus memantau situasi di lapangan agar kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Keterlambatan distribusi BBM menjadi persoalan utama yang disoroti dalam pengecekan tersebut, mengingat antrean kendaraan berpotensi meningkat apabila pasokan dan pelayanan di SPBU belum kembali berjalan normal.

Editor : Redaksi