<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>Berita Probolinggo</title>
                <atom:link href="https://beritaprobolinggo.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://beritaprobolinggo.com/</link>
                <description>Update Informasi berita peristiwa terkini Probolinggo dan sekitarnya</description>
                <lastBuildDate>Mon, 28 Sep 2026 16:38:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://beritaprobolinggo.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://beritaprobolinggo.com/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>Berita Probolinggo</title>
                    <link>https://beritaprobolinggo.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Isu Sepinya Pengunjung Mewarnai Penutupan Rangkaian Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo]]></title>
                    <link>https://beritaprobolinggo.com/news-73-isu-sepinya-pengunjung-mewarnai-penutupan-rangkaian-hari-jadi-ke-667-kota-probolinggo</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://beritaprobolinggo.com/news-73-isu-sepinya-pengunjung-mewarnai-penutupan-rangkaian-hari-jadi-ke-667-kota-probolinggo</guid>
                    <pubDate>Mon, 28 Sep 2026 16:38:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PROBOLINGGO - Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo Tahun 2026 resmi berakhir lewat Closing Ceremony Probolinggo Bersolek Exhibition 2026 di]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO</strong> - Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo Tahun 2026 resmi berakhir lewat Closing Ceremony Probolinggo Bersolek Exhibition 2026 di Stadion Bayuangga, Minggu (27/9) malam.</p>
<p>Meski malam puncak berlangsung semarak dan dipadati warga, bayang-bayang minimnya angka kunjungan selama gelaran hari-hari sebelumnya menjadi catatan kritis utama dalam evaluasi pelaksanaan tahun ini.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, lesunya jumlah pengunjung pada Probolinggo Bersolek Exhibition 2026 disinyalir kuat akibat titik jenuh masyarakat.</p>
<p>Sebelum pameran ini dibuka, Pemkot Probolinggo telah menggelar rentetan acara secara maraton, termasuk pawai dan karnaval yang menyasar hampir seluruh kelurahan.&nbsp;</p>
<p>Mepetnya jadwal antar-acara (event) dinilai menjadi pemicu utama menurunnya antusiasme masyarakat untuk datang ke stadion pada hari-hari biasa.</p>
<p>Kondisi sepinya pengunjung ini berdampak langsung pada perputaran ekonomi. Kepala Baperida Kota Probolinggo sekaligus Ketua Panitia Hari Jadi ke-667, Rey Suwigtyo, mengakui adanya penurunan omzet pedagang dan UMKM.&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan evaluasi internal, total pergerakan ekonomi pada gelaran kali ini diperkirakan hanya mendekati Rp1,5 miliar. Angka tersebut merosot jika dibandingkan dengan gelaran Semipro sebelumnya.</p>
<p>"Penurunan ini, selain karena efektivitas waktu yang bersamaan dengan event-event tingkat kelurahan, juga dipengaruhi oleh adanya kegiatan serupa di beberapa kabupaten/kota tetangga dalam waktu yang hampir bersamaan," terang Tyok, sapaan akrabnya.</p>
<p>Meski demikian, Tyok menegaskan bahwa animo masyarakat sebenarnya masih ada, yang terbukti dari membludaknya warga pada malam penutupan.&nbsp;</p>
<p>Pihak panitia pun menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan, termasuk evaluasi tingkat kunjungan, serta berjanji akan menjadikannya bahan pembenahan skema event di tahun-tahun mendatang.</p>
<p>Di sisi lain, malam penutupan tetap disajikan secara meriah guna memberikan hiburan bagi warga yang hadir.&nbsp;</p>
<p>Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, yang hadir meresmikan penutupan acara, menyempatkan diri berkeliling dan memborong dagangan di sejumlah stan UMKM sebelum dan sesudah acara sebuah langkah kecil untuk menyokong para pedagang yang sempat mengeluhkan sepinya pembeli selama pameran berlangsung.</p>
<p>Dalam sambutannya, Wawali Ina menekankan bahwa dinamika dan evaluasi event Hari Jadi ke-667 harus menjadi pemicu semangat bagi seluruh elemen untuk terus berbenah.</p>
<p>&ldquo;Kota Probolinggo harus terus berbenah, berinovasi, dan meningkatkan daya saing. Pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui event budaya seperti ini tentu membutuhkan evaluasi berkala agar dampaknya benar-benar dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,&rdquo; ujar Ina.</p>
<p>Malam puncak acara diwarnai oleh pertunjukan tari kolaborasi lintas komunitas yang memadukan seni cosplay dan silat, pelepasan Festival Balon 667, penyerahan hadiah lomba lampu hias antarperangkat daerah (yang dimenangkan oleh Sekretariat Daerah Kota Probolinggo), serta hiburan musik dari guest star lokal, One Entertainment.</p>
<p>Antusiasme penonton memuncak saat pengundian doorprize utama berupa satu unit sepeda motor. Keberuntungan berpihak kepada Ahmad Tohir, pemuda asal Desa Jangur, Kabupaten Probolinggo, yang menerima kunci kendaraan secara simbolis dari Wawali Ina.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Kota Probolinggo Achmad Fausi, jajaran Forkopimda, Sekda Budiono Wirawan, pimpinan perangkat daerah, hingga jajaran camat se-Kota Probolinggo.&nbsp;</p>
<p>Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Probolinggo, Satpol PP, Dinas Perhubungan, pihak EO EHA, serta para sponsor yang telah menjaga kelancaran dan ketertiban selama rangkaian acara berlangsung pada 3&ndash;27 September 2026.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://beritaprobolinggo.com/po-content/uploads/202609/harjakpro.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Meski malam puncak berlangsung semarak dan dipadati warga, bayang-bayang minimnya angka kunjungan selama gelaran hari-hari sebelumnya menjadi catatan kritis utama dalam evaluasi pelaksanaan tahun ini.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Politik dan Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Perbakin Kota Probolinggo Dorong Kategori Uklik 18 Meter Masuk POPDA]]></title>
                    <link>https://beritaprobolinggo.com/news-72-perbakin-kota-probolinggo-dorong-kategori-uklik-18-meter-masuk-popda</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://beritaprobolinggo.com/news-72-perbakin-kota-probolinggo-dorong-kategori-uklik-18-meter-masuk-popda</guid>
                    <pubDate>Sun, 27 Sep 2026 17:58:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PROBOLINGGO, BeritaProbolinggo.com - Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kota Probolinggo melalui Klub GLASER terus menggembleng para]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO, BeritaProbolinggo.com </strong>- Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kota Probolinggo melalui Klub GLASER terus menggembleng para atlet muda dalam latihan rutin yang digelar tiga kali sepekan, yakni pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.</p>
<p>Pembina Perbakin Kota Probolinggo, Satiman, menjelaskan bahwa fokus pembinaan saat ini sepenuhnya diarahkan kepada generasi muda di tingkat pelajar guna mencetak bibit-bibit atlet berprestasi sejak dini. Minggu ( 27/09).</p>
<p>"Anggota yang terdaftar saat ini ada kurang lebih 25 anak di kelas pelajar. Kami memang tidak mengambil untuk kelas umum, melainkan fokus pada kelas pelajar," ujar Satiman.</p>
<p>Dalam proses latihan, para atlet dibekali dua jenis peralatan menembak utama, yakni senapan angin jenis uklik (pompa) dan senapan PCP (Pre-Charged Pneumatic) berbasis regulator.</p>
<p>Senapan uklik difungsikan untuk nomor pertandingan jarak 18 meter, sedangkan senapan PCP diperuntukkan bagi kategori multi-range.</p>
<p>Latihan intensif ini dipersiapkan sebagai bentuk kesiapan kontingen dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) mendatang.&nbsp;</p>
<p>Kendati demikian, Satiman menumpahkan harapannya terkait nomor pertandingan yang kerap tidak diakomodasi dalam ajang olahraga pelajar tersebut.</p>
<p>Menurutnya, kategori senapan uklik 18 meter memiliki basis pembinaan atlet yang sangat luas di berbagai daerah dan klub, namun sering kali absen dalam daftar nomor yang dipertandingkan di ajang POPDA.</p>
<p>"Yang perlu kami sampaikan, kenapa senapan uklik kelas 18 meter ini tidak dimasukkan di POPDA? Padahal di hampir semua pengurus besar (PB) dan daerah, mereka memiliki atlet di kelas 18 meter uklik," ungkapnya.</p>
<p>Oleh karena itu, pihak Perbakin Kota Probolinggo menyampaikan aspirasi agar pemangku kebijakan di tingkat pusat maupun daerah dapat meninjau ulang kebijakan tersebut.</p>
<p>"Kami berharap dan memohon kepada Bapak-Bapak di tingkat atas, khususnya dari KONI, Kemenpora, serta PB Perbakin, agar dapat memasukkan kelas senapan uklik 18 meter dalam ajang kejuaraan," pungkas Satiman.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://beritaprobolinggo.com/po-content/uploads/202609/perbakin.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Pihak Perbakin Kota Probolinggo menyampaikan aspirasi agar pemangku kebijakan di tingkat pusat maupun daerah dapat meninjau ulang kebijakan tersebut.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Rumah Dinas Bidan di Kota Probolinggo Dibobol Maling, Beras dan Minyak Ditinggalkan, Smartwatch Raib]]></title>
                    <link>https://beritaprobolinggo.com/news-71-rumah-dinas-bidan-di-kota-probolinggo-dibobol-maling-beras-dan-minyak-ditinggalkan-smartwatch-raib</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://beritaprobolinggo.com/news-71-rumah-dinas-bidan-di-kota-probolinggo-dibobol-maling-beras-dan-minyak-ditinggalkan-smartwatch-raib</guid>
                    <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 13:29:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PROBOLINGGO – Aksi pencurian menyasar rumah dinas seorang bidan di Jalan Anggrek, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Rabu     (2]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO</strong> &ndash; Aksi pencurian menyasar rumah dinas seorang bidan di Jalan Anggrek, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Rabu&nbsp; &nbsp; &nbsp;(23/9/2026) malam.</p>
<p>Pelaku diduga masuk dengan mencongkel jendela dapur saat rumah dalam keadaan kosong.</p>
<p>Meski sempat mengeluarkan sejumlah barang dari dalam rumah, pelaku justru meninggalkan beras dan minyak di area belakang. Hanya sebuah smartwatch senilai sekitar Rp300 ribu yang berhasil dibawa kabur.</p>
<p>Pemilik rumah, Dwi Laily (27), bidan yang bertugas di Puskesmas Sukabumi, mengaku baru mengetahui rumah dinasnya dibobol maling setelah pulang dari piket dalam rangkaian acara Hari Jadi Kota Probolinggo, sekitar pukul 20.30 WIB.</p>
<p>Kecurigaan perempuan asal Kediri itu bermula ketika mendapati lampu ruang tamu dalam kondisi mati. Padahal, sebelum berangkat bekerja, ia sengaja menyalakan lampu tersebut.</p>
<p>Keanehan lain ditemukan begitu Dwi memasuki rumah. Pintu kamarnya terbuka, lampu kamar menyala, sementara stop kontak kulkas sudah dalam keadaan tercabut.</p>
<p>Merasa ada yang tidak beres, Dwi kemudian memeriksa kondisi rumah bersama seorang temannya yang datang tak lama setelah dirinya tiba.</p>
<p>Saat memeriksa area belakang rumah, keduanya menemukan sejumlah barang, termasuk beras dan minyak, yang diduga telah dikeluarkan oleh pelaku. Namun, barang-barang tersebut justru ditinggalkan.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga masuk melalui jendela dapur yang dicongkel. Belum diketahui alasan pelaku meninggalkan sejumlah barang yang sempat dikeluarkan dari rumah.</p>
<p>Setelah mengecek barang-barang miliknya, Dwi memastikan hanya satu unit smartwatch yang hilang. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp300 ribu.</p>
<p>&ldquo;Karena yang dibawa hanya satu smartwatch, kerugian hanya sekitar Rp300 ribu. Tadi malam, kejadian ini sudah saya laporkan ke kepolisian,&rdquo; ujar Dwi.</p>
<p>Meski kerugian materiil relatif kecil, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa rumah dinas tenaga kesehatan juga tidak luput dari sasaran pencurian.</p>
<p>Kasus pencurian ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Namun, identitas pelaku maupun jumlah orang yang terlibat belum diketahui.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://beritaprobolinggo.com/po-content/uploads/202609/tkp.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Lokasi kejadian pembobolan rumah dinas seorang bidan di kota Probolinggo]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Keluarga Korban Pembunuhan di Probolinggo Kawal Ketat Gelar Perkara, Desak Polisi Transparan]]></title>
                    <link>https://beritaprobolinggo.com/news-70-keluarga-korban-pembunuhan-di-probolinggo-kawal-ketat-gelar-perkara-desak-polisi-transparan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://beritaprobolinggo.com/news-70-keluarga-korban-pembunuhan-di-probolinggo-kawal-ketat-gelar-perkara-desak-polisi-transparan</guid>
                    <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 15:06:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PROBOLINGGO - Menjelang gelar perkara kasus dugaan pembunuhan di Mapolres Probolinggo Kota, pihak keluarga bersama tim kuasa hukum menggelar]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO</strong> - Menjelang gelar perkara kasus dugaan pembunuhan di Mapolres Probolinggo Kota, pihak keluarga bersama tim kuasa hukum menggelar konsolidasi.</p>
<p>Langkah ini diambil untuk memastikan proses hukum berjalan transparan, objektif, dan murni berdasarkan fakta di lapangan tanpa intervensi pihak mana pun.</p>
<p>Gelar perkara yang dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 WIB tersebut menjadi sorotan keluarga korban. Mereka berharap agenda ini menjadi forum pengujian fakta, alat bukti, dan keterangan saksi secara profesional guna menghindari potensi rekayasa hukum.</p>
<p>&ldquo;Kami berharap gelar perkara dilakukan secara profesional, terbuka, dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang ada. Jangan sampai ada kepentingan pihak tertentu yang memengaruhi penanganan perkara,&rdquo; tegas perwakilan keluarga, Jumat.</p>
<p>Kuasa hukum keluarga korban, Suliadi, S.H., bersama rekan sejawatnya, Damoanto, S.H., menyatakan bahwa konsolidasi ini penting untuk menyatukan informasi agar seluruh temuan keluarga dapat disampaikan secara utuh kepada penyidik.</p>
<p>Menurut Suliadi, keluarga tidak menuntut perlakuan khusus, melainkan keadilan yang proporsional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>&ldquo;Yang kami inginkan sederhana, proses hukum berjalan sesuai fakta. Apa yang diketahui keluarga akan kami sampaikan apa adanya. Kami tidak ingin perkara ini diarahkan oleh kepentingan di luar fakta dan alat bukti,&rdquo; ujar Suliadi.</p>
<p>Ia menambahkan, pihaknya sangat menghormati kewenangan penyidik, namun memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk terus mengawal jalannya proses penyidikan.</p>
<p>&ldquo;Kalau ada fakta, sampaikan sebagai fakta. Kalau ada bukti, uji buktinya. Jangan membuat kesimpulan sebelum seluruh fakta diperiksa,&rdquo; timpal Damoanto, S.H.</p>
<p>Pihak keluarga yang diwakili Husen, Sholeha, dan Suci&mdash;berharap gelar perkara ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan evaluasi nyata terhadap konstruksi hukum berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti yang sah.</p>
<p>Hingga proses pemeriksaan selesai, keluarga korban bersama tim kuasa hukum berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini secara tertib demi terciptanya keadilan yang seutuhnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://beritaprobolinggo.com/po-content/uploads/202609/keluarga-korban.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Keluarga korban berharap gelar perkara dilakukan secara profesional, terbuka, dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang ada. Jangan sampai ada kepentingan pihak tertentu yang memengaruhi.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pengendara Ugal-ugalan di Probolinggo Diamankan Polres Probolinggo Kota]]></title>
                    <link>https://beritaprobolinggo.com/news-69-pengendara-ugal-ugalan-di-probolinggo-diamankan-polres-probolinggo-kota</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://beritaprobolinggo.com/news-69-pengendara-ugal-ugalan-di-probolinggo-diamankan-polres-probolinggo-kota</guid>
                    <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:10:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PROBOLINGGO - Puluhan seniman yang tergabung dalam kelompok kesenian tradisional Bantengan di Kota Probolinggo mendatangi kantor kepolisian. 
Langkah tegas ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO</strong> - Puluhan seniman yang tergabung dalam kelompok kesenian tradisional Bantengan di Kota Probolinggo mendatangi kantor kepolisian.&nbsp;</p>
<p>Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk protes atas pemberitaan yang dinilai menyudutkan dan mengandung informasi tidak benar (hoaks).</p>
<p>Sebelum melangkah ke ranah hukum, massa sempat berencana mendatangi kediaman oknum wartawan yang menulis berita negatif tersebut untuk meminta klarifikasi langsung.&nbsp;</p>
<p>Namun, rencana itu dibatalkan demi menghindari gesekan, dan paguyuban memilih menempuh jalur hukum serta mediasi resmi.</p>
<p>Pihak paguyuban menilai pemberitaan tersebut tidak objektif dan diduga sarat kepentingan pribadi, mengingat oknum wartawan yang bersangkutan dikabarkan memiliki masalah personal dengan salah satu pengurus Sanggar Seni Bantengan.&nbsp;</p>
<p>Merasa dirugikan, mereka awalnya meminta kepolisian sektor (Polsek) setempat untuk memfasilitasi mediasi. Namun, upaya tersebut gagal terlaksana karena oknum wartawan yang bersangkutan berhalangan hadir akibat sibuk dengan kegiatan lain.</p>
<p>Tidak puas dengan hasil tersebut, perwakilan paguyuban akhirnya memutuskan untuk melanjutkan langkah hukum yang lebih serius.&nbsp;</p>
<p>Mereka mendatangi Mapolres Probolinggo Kota untuk secara resmi melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong.</p>
<p>"Kami berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan ini secara profesional agar tidak ada pihak yang sewenang-wenang merusak nama baik kebudayaan dan kesenian lokal," ujar Vita, selaku koordinator Sanggar Seni Satrio Sukmo Sejati Kota Probolinggo.</p>
<p>Hingga saat ini, proses pelaporan serta pemeriksaan awal oleh pihak kepolisian masih terus berjalan. Para seniman berharap keadilan dapat ditegakkan demi menjaga marwah kesenian tradisional di Probolinggo.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://beritaprobolinggo.com/po-content/uploads/202609/seorang-pengendara-saat-ugal-ugalan-dijalan-kota-probolinggo.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Pengendara Ugal-ugalan di Probolinggo Diamankan Polres Probolinggo Kota]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Viral Jual Beli Bansos Beras, Ini Tanggapan Tegas Dinsos Kota Probolinggo]]></title>
                    <link>https://beritaprobolinggo.com/news-68-viral-jual-beli-bansos-beras-ini-tanggapan-tegas-dinsos-kota-probolinggo</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://beritaprobolinggo.com/news-68-viral-jual-beli-bansos-beras-ini-tanggapan-tegas-dinsos-kota-probolinggo</guid>
                    <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 12:14:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PROBOLINGGO,BeritaProbolinggo.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) berupa beras dari pemerintah]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO,BeritaProbolinggo.com -</strong> Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) berupa beras dari pemerintah yang diperjualbelikan secara bebas oleh oknum tidak bertanggung jawab.</p>
<p>Unggahan tersebut sontak memicu gelombang keprihatinan mendalam dari warganet.&nbsp;</p>
<p>Banyak pihak menyayangkan tindakan tersebut, mengingat komoditas pangan itu seharusnya disalurkan secara tepat sasaran kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan sesuai kriteria desil penerima bantuan.</p>
<p>Menanggapi isu yang tengah viral ini, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo, Dr. Siti Romlah, memberikan penjelasan resmi saat dikonfirmasi.</p>
<p>Dr. Siti Romlah menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat yang turut mengawasi penyaluran bantuan pemerintah ini.</p>
<p>"Terima kasih atas informasinya. Pada prinsipnya, bantuan beras yang disalurkan kepada masyarakat merupakan bagian dari program bantuan sosial pemerintah melalui data Kementerian Sosial yang ditujukan bagi kelompok masyarakat dengan kondisi sosial ekonomi yang menjadi sasaran prioritas bantuan," ujar Dr. Siti Romlah.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa komoditas beras tersebut murni dialokasikan untuk meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM), bukan untuk diperjualbelikan demi keuntungan pribadi.</p>
<p>"Terkait adanya informasi beras bantuan yang diperjualbelikan melalui media sosial, tentu hal ini menjadi perhatian kami.&nbsp;</p>
<p>Bantuan tersebut pada dasarnya diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat, sehingga kami berharap bantuan dapat dimanfaatkan sebagaimana peruntukannya," imbuhnya.</p>
<p>Sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang, Dinsos PPPA Kota Probolinggo mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat luas agar tidak memperjualbelikan bentuk bantuan sosial apa pun yang bersumber dari pemerintah.&nbsp;</p>
<p>Bansos dirancang khusus untuk pemenuhan kebutuhan dasar pangan keluarga penerima manfaat, dan pihak Dinsos memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan atau indikasi penyalahgunaan sesuai dengan ketentuan hukum dan kewenangan yang berlaku.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://beritaprobolinggo.com/po-content/uploads/202609/kepala-dinsos-kota-probolinggo.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Komoditas beras tersebut murni dialokasikan untuk meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM), bukan untuk diperjualbelikan demi keuntungan pribadi,&quot; ujar Kepala Dinsoa PPPA.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Politik dan Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Sapi Diduga Hasil Curian  Ditemukan Terikat di Stasiun Leces Probolinggo]]></title>
                    <link>https://beritaprobolinggo.com/news-67-sapi-diduga-hasil-curian-ditemukan-terikat-di-stasiun-leces-probolinggo</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://beritaprobolinggo.com/news-67-sapi-diduga-hasil-curian-ditemukan-terikat-di-stasiun-leces-probolinggo</guid>
                    <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 17:53:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PROBOLINGGO – Pelarian seekor sapi yang diduga hasil curian berakhir tak terduga di depan Stasiun Leces, Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten P]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO</strong> &ndash; Pelarian seekor sapi yang diduga hasil curian berakhir tak terduga di depan Stasiun Leces, Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.</p>
<p>Sapi betina berusia sekitar 1,5 tahun itu ditemukan warga pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Kondisinya cukup mencurigakan.</p>
<p>Keempat kakinya masih dalam keadaan terikat, sementara tidak terlihat pemilik maupun orang yang mengangkutnya di sekitar lokasi.</p>
<p>Informasi dari warga menyebutkan, sebelum ditemukan, sapi tersebut sempat terlihat terjatuh dari sebuah kendaraan yang melintas dari arah utara.</p>
<p>Kendaraan itu kemudian terus melaju dan meninggalkan lokasi. Hingga kini, polisi belum mengetahui jenis kendaraan maupun identitas orang yang mengangkut sapi tersebut.</p>
<p>Kapolsek Bantaran AKP Agus Eko Widodo membenarkan adanya temuan sapi tersebut.</p>
<p>&ldquo;Warga hanya melihat sapi tersebut terjatuh dari mobil. Namun mobilnya jenis apa hingga saat ini belum jelas,&rdquo; ujar Agus.</p>
<p>Karena mencurigai sapi tersebut berkaitan dengan tindak pencurian, warga kemudian melaporkannya kepada polisi.</p>
<p>Petugas Polsek Leces yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan membawa sapi tersebut ke Mapolsek Leces.</p>
<p>Polisi tidak berhenti pada temuan tersebut. Untuk mengungkap asal-usul sapi, anggota Polsek Leces berkoordinasi dengan sejumlah polsek di wilayah sekitar.</p>
<p>Penelusuran akhirnya mengarah ke Kecamatan Bantaran. Pada hari yang sama, polisi memperoleh informasi mengenai laporan kehilangan seekor sapi di Desa Besuk.</p>
<p>Sapi tersebut diketahui milik Rohim (30), warga Desa Besuk, Kecamatan Bantaran. Korban sebelumnya telah melaporkan kehilangan ternaknya ke Mapolsek Bantaran.</p>
<p>Polisi kemudian mempertemukan informasi ciri-ciri sapi yang hilang dengan hewan yang diamankan di Leces.</p>
<p>Hasil pemeriksaan memastikan keduanya merupakan sapi yang sama. &ldquo;Ternyata memang benar itu sapi milik korban,&rdquo; kata Agus.</p>
<p>Sapi tersebut memiliki ciri fisik berwarna abu-abu dengan tanduk congkrong dan diperkirakan berusia sekitar 1,5 tahun.</p>
<p>Dengan terungkapnya identitas sapi, polisi kini memiliki petunjuk baru untuk mengusut kasus pencurian tersebut. Namun, orang yang diduga membawa sapi dari Bantaran hingga ke Leces masih belum diketahui.</p>
<p>Begitu pula kendaraan yang digunakan untuk mengangkut sapi tersebut. Sapi yang sempat diamankan Polsek Leces selanjutnya diserahkan kepada Polsek Bantaran untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>Polisi kini masih menelusuri rangkaian perjalanan sapi tersebut, termasuk mengidentifikasi kendaraan yang terlihat membawa sapi dan mencari orang yang berada di balik pencurian.</p>
<p>&ldquo;Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait pelakunya,&rdquo; pungkas Agus.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://beritaprobolinggo.com/po-content/uploads/202609/sapi-curian.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Sapi Diduga Hasil Curian  Ditemukan Terikat di Stasiun Leces Probolinggo dan sudah di terima oleh pemiliknya]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Rutan Kraksaan Optimalkan Layanan Kesehatan, Tahanan Baru Wajib Jalani Skrining HIV]]></title>
                    <link>https://beritaprobolinggo.com/news-66-rutan-kraksaan-optimalkan-layanan-kesehatan-tahanan-baru-wajib-jalani-skrining-hiv</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://beritaprobolinggo.com/news-66-rutan-kraksaan-optimalkan-layanan-kesehatan-tahanan-baru-wajib-jalani-skrining-hiv</guid>
                    <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 17:47:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PROBOLINGGO,BeritaProbolinggo.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan memperketat prosedur penerimaan warga binaan baru melalui pemeriksaan ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO,BeritaProbolinggo.com</strong>&nbsp;- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan memperketat prosedur penerimaan warga binaan baru melalui pemeriksaan HIV.&nbsp;</p>
<p>Langkah proaktif ini diambil sebagai upaya deteksi dini sekaligus pemantauan kondisi kesehatan tahanan sejak hari pertama mereka masuk ke lingkungan Rutan, Senin (21/9).</p>
<p>Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kraksaan, Trias Widigdo, menegaskan bahwa skrining kesehatan ini adalah elemen krusial dalam standar pelayanan awal.</p>
<p>&ldquo;Pemeriksaan HIV menjadi salah satu langkah deteksi dini untuk mengetahui kondisi kesehatan tahanan.&nbsp;</p>
<p>Dengan pemeriksaan sejak awal, kondisi kesehatan dapat dipantau dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan, tentunya dengan tetap menjaga kerahasiaan serta hak setiap tahanan,&rdquo; ujar Trias.</p>
<p>Pelaksanaan skrining ini ditangani langsung oleh tenaga kesehatan internal dengan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat.&nbsp;</p>
<p>Prosesnya berlandaskan pada prinsip kerahasiaan medis, profesionalisme, serta penghormatan terhadap hak-hak asasi tahanan.&nbsp;</p>
<p>Melalui langkah preventif ini, Rutan Kraksaan berkomitmen untuk mendeteksi masalah kesehatan secara dini, mencegah penularan penyakit guna menciptakan lingkungan Rutan yang sehat, serta menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, responsif, profesional, dan berkualitas demi mendukung proses pembinaan yang optimal.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://beritaprobolinggo.com/po-content/uploads/202609/pemeriksaan-lapas.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Langkah proaktif ini diambil sebagai upaya deteksi dini sekaligus pemantauan kondisi kesehatan tahanan sejak hari pertama mereka masuk ke lingkungan Rutan.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Raja Nusantara Terima Cenderamata, Haji Her: Selamat Datang di Madura]]></title>
                    <link>https://beritaprobolinggo.com/news-65-raja-nusantara-terima-cenderamata-haji-her-selamat-datang-di-madura</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://beritaprobolinggo.com/news-65-raja-nusantara-terima-cenderamata-haji-her-selamat-datang-di-madura</guid>
                    <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 06:51:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Probolinggo,BeritaProbolinggo.com - Panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, tak sekadar menjadi ruang pertunjukan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Probolinggo,BeritaProbolinggo.com - </strong>Panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, tak sekadar menjadi ruang pertunjukan busana dan seni.</p>
<p>Sejumlah raja, sultan, pangeran, serta perwakilan kerajaan dan kesultanan Nusantara berkumpul dalam satu panggung.</p>
<p>Para tokoh kerajaan tersebut tampil dalam defile dengan diiringi para dayang yang mengenakan busana adat Keraton Sumenep. Kehadiran mereka menjadi salah satu rangkaian pembuka MEC 2026 yang tahun ini mengusung tema &ldquo;Keraton Sumenep&rdquo;</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyerahkan cenderamata kepada para raja dan perwakilan kerajaan yang hadir dari berbagai penjuru Indonesia.</p>
<p>Mereka berasal dari Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Banten, Yogyakarta hingga Maluku Utara.</p>
<p>Salah satu tokoh yang menerima cenderamata ialah PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong, Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23 Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, Kepaksian Pernong, Lampung. Ia juga merupakan salah satu deklarator Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).</p>
<p>Dari Maluku Utara hadir PYM Ahmad Sjah, Sultan Jailolo dari Kesultanan Jailolo, Halmahera Barat. Sementara Kalimantan Timur diwakili PYM Adji Raden Mohammad Bakhrun, Sultan Gunung Tabur.</p>
<p>Rombongan dari Cirebon juga hadir melalui PYM Pangeran Handi, Raja Kaprabon XI.</p>
<p>Dari Sulawesi Selatan, hadir YM Andi Idris Manginruru A. Idjo Daeng Buang Karaengta Katangka dari Kerajaan Gowa serta YM Andi Mardiani We Padauleng Karaeng Suginna, KaOpuan Benteng Selayar.</p>
<p>Sementara itu, terdapat YM Roswati Lasimpala dari Kerajaan Gorontalo, YM Tb Suroso dari Kerabat Kesultanan Banten dan YM KRAy.T. Roro Fitria dari Kerabat Kesultanan Yogyakarta.</p>
<p>Puro Pakualaman Yogyakarta turut mengirim YM Dra. Hj. KRAy T. Yani WSS Kuswodijoyo. Ia juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal MAKN.</p>
<p>Dari unsur Dewan Pakar MAKN, hadir YM Andi Muhammad Isradi Zainal dan YM RH Chandra. Ada pula YM Soni Suharsono dari DPP MAKN Bidang Revitalisasi Cagar Budaya.</p>
<p>Sedangkan dari Kesultanan Sumenep terdapat YM R. Yumei Sulistyo.</p>
<p>Di hadapan para tamu kerajaan Nusantara, Haji Her menyampaikan sambutan selamat datang. Ia menyebut kehadiran para raja dan tokoh kerajaan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Madura.</p>
<p>"Selamat datang di tanah kebanggaan kami, Pulau Madura," kata Haji Her, Sabtu (19/9) malam.</p>
<p>Ia menilai pertemuan para raja dan perwakilan kerajaan Nusantara di Sumenep menjadi momentum yang membanggakan bagi masyarakat setempat.</p>
<p>"Tentu suatu kebanggaan bagi kita semua, raja-raja se-Nusantara bisa hadir ke tempat kami," ujarnya Kanjeng Raden Tumenggung Hadi Nagara ini.</p>
<p>Haji Her kemudian menyampaikan salam khas Madura kepada seluruh tamu yang hadir.</p>
<p>"Tan taretan Madura, salam settong dara dari Madura (saudara-saudara Madura, salam satu darah dari Madura, red)," kata Haji Her dalam sambutannya memakai Bahasa Madura.</p>
<p>Kehadiran para tokoh kerajaan tersebut melengkapi rangkaian MEC 2026 yang sejak awal dirancang tidak hanya sebagai pertunjukan karnaval, tetapi juga sebagai ruang pertemuan budaya.</p>
<p>Dengan Keraton Sumenep sebagai tema utama, gelaran tahun keempat MEC itu membawa sejarah dan identitas keraton ke tengah ruang publik sekaligus mempertemukan unsur kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://beritaprobolinggo.com/po-content/uploads/202609/haji-her-saat-menyambut-tamu.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Di hadapan para tamu kerajaan Nusantara, Haji Her menyampaikan sambutan selamat datang. Ia menyebut kehadiran para raja dan tokoh kerajaan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Madura.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Penemuan Jenazah Lansia di Ladang Tebu Liprak Wetan, Banyuanyar Probolinggo]]></title>
                    <link>https://beritaprobolinggo.com/news-64-penemuan-jenazah-lansia-di-ladang-tebu-liprak-wetan-banyuanyar-probolinggo</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://beritaprobolinggo.com/news-64-penemuan-jenazah-lansia-di-ladang-tebu-liprak-wetan-banyuanyar-probolinggo</guid>
                    <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 22:09:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[PROBOLINGGO - Jajaran Polsek Banyuanyar, Polres Probolinggo, menangani penemuan jenazah seorang laki-laki berinisial J (70) di area ladang tebu Desa Liprak]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROBOLINGGO</strong> - Jajaran Polsek Banyuanyar, Polres Probolinggo, menangani penemuan jenazah seorang laki-laki berinisial J (70) di area ladang tebu Desa Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (19/9/2026) pukul 14.30 WIB.</p>
<p>Korban yang merupakan warga setempat ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya beraktivitas membersihkan lahan dengan cara membakar ladang tebu bersama seorang saksi sekitar pukul 10.00 WIB.</p>
<p>Kapolsek Banyuanyar AKP Siswandi, mewakili Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar, menyatakan bahwa petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal.&nbsp;</p>
<p>Sebagai tindak lanjut, petugas telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian serta mengerahkan Tim Identifikasi Polres Probolinggo untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>"Petugas telah mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan awal di TKP. Saat ini kami masih menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kejadian tersebut.&nbsp;</p>
<p>Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengambil kesimpulan sebelum proses pemeriksaan selesai," ujar AKP Siswandi.</p>
<p>Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami insiden tersebut dan memastikan informasi lanjutan akan segera disampaikan kepada publik.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://beritaprobolinggo.com/po-content/uploads/202609/1000946049.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Polisi saat di TKPpenemuan jenazah seorang pria di ladang tebu]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item></channel></rss>