Raih Penghargaan Internasional, Terminal Teluk Lamong Perkuat Daya Saing Logistik Indonesia

Reporter : Redaksi
TTL Sabet Dua Penghargaan Internasional Di Singapura, Perkuat Pengakuan Global Atas Transformasi Green dan Smart Terminal. hms

SURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) memperkuat transformasi operasional untuk mendukung daya saing logistik Indonesia di tingkat global. Komitmen tersebut mendapat pengakuan melalui dua penghargaan dalam Global Ports Forum (GPF) Awards 2026 di Singapura, 14 Oktober 2026.

TTL meraih penghargaan *Port/Terminal of the Year – South East Asia 2026*. Sementara itu, Direktur Utama TTL, David P. Sirait, menerima penghargaan Port/Terminal Visionary of the Year 2026.

Baca juga: TTL Siapkan Strategi Baru Setelah 5 Tahun Merger Pelindo, Fokus pada Logistik dan Daya Saing Maritim

Pencapaian tersebut sejalan dengan upaya perusahaan meningkatkan produktivitas, memperkuat konektivitas logistik, dan mengembangkan layanan terminal petikemas berbasis teknologi.

Hingga Agustus 2026, arus petikemas TTL Group mencapai 2.027.914 TEUs, meningkat 12,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Arus petikemas internasional tumbuh lebih tinggi, yakni 78,69 persen menjadi 389.682 TEUs.

Untuk menjaga pertumbuhan, TTL mengembangkan digitalisasi pelayanan, mengintegrasikan operasional tiga terminal, dan memodernisasi peralatan. Perusahaan juga memperkuat konsep green port melalui elektrifikasi peralatan serta pengelolaan lingkungan.

Baca juga: TTL Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kapal, Fokus pada Kepastian dan Efisiensi

“Penghargaan ini merupakan apresiasi sekaligus motivasi luar biasa bagi kami untuk terus meningkatkan daya saing di tingkat global,” ujar David, Jumat (16/10/2026).

Menurut David, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan TTL, kepercayaan pelanggan, serta dukungan dan kolaborasi para pemangku kepentingan.

Ke depan, TTL akan melanjutkan peningkatan kualitas layanan, inovasi teknologi, dan penerapan prinsip keberlanjutan. Langkah tersebut diharapkan mendukung rantai pasok yang lebih efisien sekaligus memperkuat posisi industri logistik Indonesia dalam persaingan internasional.

 

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru