SURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) memasuki fase baru setelah lima tahun menjadi bagian dari transformasi Pelindo. Perusahaan kini menyiapkan penguatan integrasi, digitalisasi dan inovasi untuk menghadapi kebutuhan industri logistik yang terus berkembang.
Transformasi ke depan tidak hanya berorientasi pada peningkatan throughput, tetapi juga pada penciptaan layanan terminal yang lebih cepat, efisien, aman, terintegrasi dan berkelanjutan.
Baca juga: TTL Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kapal, Fokus pada Kepastian dan Efisiensi
TTL saat ini mengelola tiga terminal peti kemas, yakni TPK Teluk Lamong, TPK Nilam dan TPK Berlian.
Integrasi tersebut menjadi modal penting untuk mengoptimalkan kapasitas, aset dan sumber daya.
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong David Pandapotan Sirait mengatakan, perusahaan akan terus memperkuat fondasi yang telah dibangun selama lima tahun pascamerger.
“Integrasi tiga terminal memberikan ruang yang semakin besar bagi kami untuk mengoptimalkan kapasitas, aset, dan sumber daya secara lebih efektif,” ujar David.
Pengembangan teknologi juga akan menjadi bagian penting dalam fase berikutnya.
TTL telah menerapkan Terminal Booking System untuk meningkatkan efisiensi arus truk dan mengembangkan Integrated Planning & Control untuk memperkuat perencanaan serta pengendalian operasional berbasis data.
Di sisi pelayanan kapal, TTL mengembangkan Berthing Priority, Berthing Window, hingga EAZI yang mulai diterapkan pada 2026.
Sementara dari sisi keberlanjutan, perusahaan mengarahkan transformasi menuju ekosistem terminal yang smart, green, dan sustainable.
“Ke depan, transformasi TTL akan terus diarahkan menuju ekosistem terminal yang smart, green, dan sustainable, sekaligus tetap responsif terhadap kebutuhan pelanggan dan perkembangan industri logistik,” kata David.
Dengan berbagai strategi tersebut, TTL menargetkan perannya semakin kuat dalam mendukung konektivitas logistik, efisiensi rantai pasok dan daya saing maritim Indonesia.
Semangat “5 Tahun Bersatu, Bersama Kita Maju” menjadi pijakan bagi TTL untuk memasuki fase transformasi berikutnya dengan fokus pada inovasi, integrasi dan keberlanjutan.***
Editor : Redaksi