TTL Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kapal, Fokus pada Kepastian dan Efisiensi

Reporter : Redaksi
Penerapan Zona EAZI di TPK Nilam pada 23 April–31 Agustus 2026 melayani 176 kapal dengan rata-rata waktu STS 2 jam 53 menit. Sementara uji coba di TPK Berlian pada 4–31 Agustus 2026. hms

Probolinggo  — PT Terminal Teluk Lamong (TTL) memperkuat upaya peningkatan kualitas pelayanan kapal melalui evaluasi Zona EAZI, kolaborasi antarpemangku kepentingan, dan pengembangan sistem digital di Pelabuhan Tanjung Perak.

Group Head Pelayanan Kapal PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Santoso, mengatakan evaluasi secara berkelanjutan diperlukan untuk memastikan perbaikan operasional berdampak pada kualitas pelayanan.

“Kolaborasi antarpemangku kepentingan merupakan suatu keniscayaan untuk memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa. Evaluasi secara berkelanjutan penting dilakukan agar setiap improvement yang diterapkan benar-benar mampu meningkatkan kualitas layanan dan memberikan pengalaman terbaik bagi customer TTL,” jelas Santoso dari keterangan resminya, Jumat (02/10/2026).

Penerapan Zona EAZI di TPK Nilam pada 23 April–31 Agustus 2026 melayani 176 kapal dengan rata-rata waktu STS 2 jam 53 menit. Sementara uji coba di TPK Berlian pada 4–31 Agustus 2026 mencatat 16 kapal dengan rata-rata waktu STS 2 jam 24 menit.

Direktur Utama TTL David Pandapotan Sirait menegaskan, percepatan pelayanan kapal membutuhkan kolaborasi yang kuat untuk menghadirkan layanan yang cepat, aman, dan reliabel.

Selain mengevaluasi Zona EAZI, TTL mengembangkan BESTI dan memperkuat Berthing Management untuk mendukung integrasi perencanaan serta realisasi tambat.

"Melalui langkah ini, TTL bersama para pemangku kepentingan berupaya membangun ekosistem pelayanan kapal yang semakin efisien, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa," ungkap David.***

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru